Empat hari liburan ini juga sudah membuatku punya waktu untuk sekedar berbincang-bincang di pagi hari dengan tetangga. Aku memang selalu menikmati waktu menyuapi Faizi di pagi hari sambil main main di halaman rumah. Mata kecilnya akan mulai mencari cari ayam atau kucing yang memang sering berkeliaran di sekitar rumah dan saat ketemu...naahh...dia kejar-kejar tuh sampe ngga peduli di depannya ada apa plus teriakan-teriakan kegirangan yang barangkali kedengeran sampe ujung blok (sebagaimana saat dia menangis, tentunya...) O, how much I love to see your big smile and your loud voice, son, as I hear the most beautiful music which always echoing in my ears nomatter where I am.
Satu kali, tetangga sambil bawa bayi kecilnya yang berumur 6 bulanan, datang mendekat. Bu, katanya, kemarin ada acara pelepasan Pak Rico dan Ny. Kok ngga dateng? padahal pelepasan itu juga untuk suami ibu dan ibu loh. I was like huuuu???? What is this. Orang yang mau di lepasnya juga udah dimana tau. Kalo cuma aku yang datang, kok kayak dagelan ya. Untunglah, aku memang ngga merasa di tembusi sehingga aku tak tau menau acara itu. Sang tetangga meneruskan, katanya, Komandan minta tolong sampaikan pesan ke ibu, mohon maaf kalau kemarin suami ibu tidak sempat ada acara pelepasan nya. Mudah2an ibu ngga kecewa. Seperti biasa, aku hanya tersenyum...
Sampai di rumah, aku berpikir...hhmmm...apa jadinya ya kalo ada pelepasan. pasti ada rasa haru, rasa bangga (apalagi suamiku pergi untuk tugas yang sifatnya "istimewa"), menambah kekuatan bagi suami yang pergi dan kesabaran bagiku dan keluarga. Sayang sekali ya, acaranya ngga diadakan, pikirku. Kecewa? Not at all. Beneran, not a single second.
Kupikir, kali ini aku merasa beruntung karena aku bukan orang yang tahu banyak hal tentang kedinasan suamiku. Tak ada satu keluarga intiku yang jadi tentara. Hanya kakek almarhum, saja. Itu pun dia dinas kesehatannya. Lainnya, politikus, pengusaha, pegawai negeri, profesi. karyawan swasta pun sangat jarang. Bagiku, tak pernah terpikir dan terbayangkan apa yang dikerjakan seorang tentara selain perang. Tragisnya, aku kuliah di sospol yang mana adalah kebanyakan aktivis aktivis vokal yang selalu berpandangan bahwa di negara demokrasi, tentara harus kembali ke barak, paling depan saat menurunkan mantan presiden HM Soeharto (alm) tahun 1998. Semakin tak mengertilah aku akan idealisme seorang tentara. Sampai ketika seorang pa mendatangiku (yg kemudian menjadi suamiku) di pertemuan pertama dan langsung ngajakin kawin(emang ya, tentara dimana mana, agresiif). I was like, huuuu???? Ok. Iya, aku jawab ok. (Ini tak tulis lain kali deh).
Tapi, swear, bahkan sampai ketika aku sudah menikah pun, tak pernah aku merasa hands on banget sama dunia ini. Entah karena aku bekerja full time atau memang bagiku tentara, ya orang biasa juga. Kecuali satu hal, yang sangat sangat aku kenal, tentara tak akan pernah memiliki idealismenya sendiri. Karena mereka terikat dalam satu ikatan komando. It's never easy to get to know a soldier personality, because their personality is their command. Ini sesuatau yang menurutku, apa ya, ngga, ngga ada satu katapun yang bisa represent this. Hanya..?????.....
Balik lagi ke soal pelepasan. Karena ketidaktauanku, maka tak kecewalah aku. Pertama karena latar belakangku di atas. Kedua, karena aku merasa mendapatkan berkah dari Allah yang lebih banyak dengan perginya suamiku. Mulai merasakan ada tetesan embunyang selama ini hilang, kepercayaan. Kalaupun saat suamiku kembali harus bergulat dalam dunia yang sebelumnya, tak apa lah. Karena kepercayaan yang ada sekarang akan kulipatgandakan sehingga dia akan menjadi sangat tebal ketika ada ujian ujian hidup yang mencoba menipiskannya. Plus faktor terpenting dalam hidupku, faizi ku tersayang. Serta karena terutama aku punya Sang Prima Causa.
Sunday, March 23, 2008
Liburan 4 hari (bag 1)
Empat hari sudah saya menghabiskan waktu di rumah karena liburan panjang. Menyenangkan campur melelahkan. Asisten rumah pulang kampung 3 hari, baru balik sabtu sore. Jadilah aku mengerjakan semua pekerjaan rumah sendirian selama dia ngga ada. Faizi sudah semakin banyak keinginan. Persis seperti info dari buletin update bulanan bayi dari situs terkenal di Amerika. Maunya melakukan hal dengan caranya. Ini akan sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya karena si anak mulai memiliki keyakinan untuk membuat keputusan, which way he wanted to do. Very very very interesting, indeed. Makin besar, anak ini makin membuat saya menjadi ibu. Aneh rasanya. I never thought that I will feel the way I feel right now. Dulu kupikir, aku akan jadi wanita karir yang bisa seimbang dengan menjadi ibu rumah tangga. Seperti biasa, sok sok berteori. Tapi nyatanya, setelah semua terjadi, setelah faizi ada di rahimku, setelah dia menjadi semakin besar, I found out that, time is the most precious things he need from me which I also do not want to loose the time with him. Ngga bisa, teori quality time ngga ada. Ngga ada tanpa sebelumnya ada kuantitas yang mencukupi. How will I know faizi well without spends more time together? How will Faizi know that he is loved very very much by me? He will probably need me more in the next year and after, up to age 7 years, I will be his everything. And this four days has been strengthening this assumption.
I am pretty sure that I am not yet a best mom. Not yet. I still have to shape up the patient, the sensitivity, the creativity, the initiatie, and much much more a best mom will have as traits. I am probably not even close to that. All i have for my son is the biggest love in the world which I wish can be the start point to gain any other things required.
I got to have plan on this. I promise you son, that I will do my very best for you.
I am pretty sure that I am not yet a best mom. Not yet. I still have to shape up the patient, the sensitivity, the creativity, the initiatie, and much much more a best mom will have as traits. I am probably not even close to that. All i have for my son is the biggest love in the world which I wish can be the start point to gain any other things required.
I got to have plan on this. I promise you son, that I will do my very best for you.
Subscribe to:
Posts (Atom)
